Vuvuzela! terompet piala dunia 2010
15 Jun 2010 2 Komentar
in FOR YOUR INFO, new commer, new new news, Pustaka Tag:sosial budaya, the world show
saya juga termasuk orang yang rada keganggu ama suara tuh terompet, gimana enggak, suaranya amat bising, dan terkadang bikin males.
suaranya kaya lalat si menurut ku.dan mungkin ini nih penyebab para timb bola negara-negara beken kagak hujan gol.
se-enggaknya pada pola permainan yang buruk, sedikit gol, bahkan sampai mampu di tahan imbang.

ini ada artikel dari yahoo sport:
Tapi, keinginan sejumlah pihak untuk menyingkirkan bahkan melenyapkan vuvuzela dari ritual Piala Dunia, setidaknya di Afrika Selatan, segera pupus. Dengan alasan vuvuzela adalah ikon sepakbola setempat, maka Presiden FIFA Sepp Blatter pun menegaskan menolak permintaan melarang vuvuzela.
Di sebuah wawancara, pemain tengah Spanyol Andres Iniesta diminta mencoba vuvuzela. Ragu-ragu, ia mencoba. Sudah siap ia mengumandangkan bunyi membahana kepada pemirsa televisi yang menanti-nanti dengan cemas (mungkin). Tapi hasilnya, bah, bunyi ‘ngok’ pun tak keluar.
Iniesta menyerah! Ia memulangkan si vuvuzela ke tangan pembawa acara, yang dengan mudah membunyikan vuvuzela. Sebagai seorang atlet dengan determinasi tinggi, Iniesta tentu mencoba untuk kedua kalinya. Pfhuuuuuttt!!! Lagi-lagi ia gagal.
Vuvuzela vs Iniesta? 2-0!
cheers for ttttttttttttttttooooooooooooooooooooooooooeeeeetttttttttttt…toooeettt..!
sumber:
artikel:http://id.sports.yahoo.com/football/world-cup/blog/demambola/post/Jangan-Benci-Vuvuzela?urn=fbintl,248380
gambar:Foto: Para pendukung meniup vuvuzela di pantai Durban, pada hari pertama gelaran Piala Dunia 2010. (JAVIER SORIANO/AFP/Getty Images)
Lukisan Pasir
13 Des 2009 Tinggalkan sebuah Komentar
in FOR YOUR INFO, new commer, new new news Tag:seni, the world show

Ini bukan lukisan biasa gan, ini lukisan di atas pasir, dan ukurannya juga tidak main-main gan, ukuran raksasa!
Pelukisnya bernama Peter Donnelly yang tinggal di Christchurch, New Zealand.
Peter sudah melatih keahlian sand art-nya (istilah untuk lukisan/seni yang dibuat di atas pasir) selama lebih dari 10 tahun! Hal yang luar biasa adalah Peter melukis hanya dengan sebuah penggaruk dan tongkat sebagai kuasnya. Setiap minggu pagi, Peter akan bersepeda ke pantai New Brighton dari rumahnya dan mulai melukis dengan tongkat dan penggaruknya. Ketika Peter melukis, dia seperti sedang menari dengan kedua tongkatnya, dan orang-orang di sekitar pantai akan berkerumun untuk menyaksikan lukisannya dengan penuh takjub.
Empat jam kemudian, sebuah lukisan berseni tinggi lahir dari kedua tangan Peter. Akan tetapi beberapa jam kemudian lukisan ini akan langsung dihancurkan oleh gelombang pasang laut, akan tetapi disinilah letak keistimewaan lukisan Peter.
Peter tidak melakukannya untuk pertunjukkan apalagi untuk uang, dia melakukannya untuk mengekspresikan dirinya. Dia mendeskripsikan dirinya sebagai seorang simbolis sejati.
salah satu pesan damai peter :
dan ini si peter lagi ngegambar :

cheers for making an art! hohoho
sumber: kaskus.us,thread dari :the.blue.wizard’s Avatar, UserID: 1206854












Komentar Terakhir